(Review) Sariayu Putih Langsat Facial Foam, Solusi Kulit Keringku

by - December 31, 2018

Siapa yang punya kulit wajah kering?? Saya, sayaaaaaa. Sebelum bahas produk ini, aku ijin mau cerita dulu ya. Hehehe.

Aku punya kulit wajah yang kering. Beberapa bulan yang lalu kan kemarau panjang, hawanya panas dan anginnya kenceng. Di tambah lagi waktu itu aku kerja di kantor yang menggunakan AC. Ruangan kecil, AC nya 2, dua-duanya disetel 17°C, seruangan cuman ada 4 orang. Dan posisiku paling dekat dengan si AC. Mau aku setel agak anget, tapi diomelin atasan (btw atasanku seruangan juga denganku dan beliau suka dingin). 

Sudah kulitku asli kering, tambah jadi super duper kering. Saking keringnya, sampai kulitku  bagian pipi & hidung agak mengelupas (istilah jawanya: ngglodoki) dan rasanya perih. Aku sempat sowan ke salah satu klinik estetika supaya kulitku bisa membaik, tapi aku gak berani pakai krim dokter karena takut ketergantungan alhasil cuman bisa cobain facial. Dan masalah kulitku masih belum teratasi. Masih tetep ngglodoki dan perih seperih hatiku ketika kau tolak cintaku.😭

Singkat cerita, aku coba-coba Putih Langsat Facial Foam dan sedikit demi sedikit kondisi kulitku membaik. Alhamdulillah.

Klaim:
Busa pembersih wajah yang mengandung ekstrak buah Langsat, ekstrak bunga hibiscus, vitamin C, dan provitamin B5. Membersihkan secara menyeluruh semua sisa debu, kotoran, dan minyak berlebih dalam satu langkah mudah. Kulit terasa lembut, segar, dan terlihat lebih cerah.

Packaging:


Kemasannya sama dengan kebanyakan produk facial wash, yaitu berupa kemasan fliptop. Ketika awal membeli dijamin produknya tidak akan keluar atau meluber, karena ada segel aluminium foil di lubang kemasannya yang menghubungkan kemasan dengan fliptop nya. Semua keterangan tentang produk juga jelas sekali diterangkan di bagian belakang kemasannya.

Tekstur:

Facial foam ini memiliki tekstur yang kental tapi cair dan terdapat Micro scrub berwarna biru kehijauan. Karena teksturnya cair, jadi apabila fliptop tidak tertutup rapat cairannya bisa luber keluar. Mungkin ini alasannya kenapa pas masih baru produk ini dilengkapi dengan segel. Gak perlu pencet wadahnya, Gengs, cairannya udah bisa keluar sendiri. Haha. Tapi karena gampang luber, aku jadi agak was-was kalau bawa facial foam ini untuk traveling.

Walaupun encer, tapi setetes facial foam ini bisa menghasilkan busa yang cukup banyak untuk mencuci mukaku. Jadi ukuran 75 gram  Sariayu Putih Langsat Facial Foam ini awet banget. Sudah 4 bulan ini aku pakai, facial foam nya masih sisa sedikit. Murah sekali untuk barang seharga 19 ribuan.

Facial foam ini juga memiliki bau wangi yang agak kuat. Tapi aku tetep suka sama bau wangi nya, wangi segar bikin aku rajin cuci muka setiap mandi. Hehe.

Setelah memakai produk ini yang aku rasakan kulit wajahku jadi lembut, lembab, bersih, dan segar. Aku juga tidak merasakan efek kulit kencang dan tertarik saat menggunakan produk ini, juga tidak ada efek bruntusan dan jerawatan. Untuk efek mencerahkan yang diklaim oleh produk ini, malah aku tidak merasakannya. Setelah menggunakan selama semingguan, kulitku yang mengelupas pun membaik. Akhirnya sekarang bisa menikmati kulit wajah yang lembab.

Kelebihan:
Murah
Tidak cepat habis
Wanginya seger
Memiliki efek melembabkan
Halal
Dermatologically tested
Mudah dicari

Kekurangan:
Non travel friendly
Tidak ada efek mencerahkan

Repurchase:
Masih ingin coba produk lain. Tapi kalau kejadian kulitku mengelupas lagi terulang kembali aku bakal balik lagi pakai produk ini.

*Ini sesuai dengan pengalamanku menggunakan produk ini, mungkin beda kondisi dan jenis kulit akan menghasilkam efek yang berbeda.

You May Also Like

2 komentar

  1. Sejujurnya saya penasaran pengen kembali ke produk-produk dalam negeri yang udah ada sejak lama kayak Sari Ayu, Mustika Ratu dan semacamnya.

    Sayangnya, setiap kali ke mall, melipir ke Watsons, kegoda skincare kekinian hahaha.
    kulit wajah saya juga cenderung kering, cuman nggak parah banget sih.

    Btw, saya kasih tahu caranya kalau kerja seruangan dengan orang yang sukanya pasang AC dingin. Soalnya dulu saya pernah kayak gini, sampai saya pilek saking dinginnya.

    Alhasil, pas nggak ada orang di ruangan, saya besarin suhunya, abis itu saya remotnya saya bawa keluar, terus saya seting remotenya ke paling dingin.

    Bos saya heran, mengapa ACnya kurang dingin padahal remotenya udah paling bawah suhunya hahahahahahah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Boleh tuh, Mbak, aku coba tips nya. HeheheπŸ˜‚

      Delete

Komentar akan dimoderasi. Jadi mohon maaf sekali apabila komentar yang tidak sopan, mengandung kata kasar, menyinggung SARA, spam, dan yang berisi link hidup terpaksa tidak saya terbitkan. Terima kasih sudah mampir dan berkomentar.πŸ˜„