Main Playdough, Yuk!

By Roem Widianto - April 19, 2020

bermain playdough

Assalamu'alaikum.

Udah sebulan nih di rumah aja. Sudah mulai bosan belum? Belum bosan, ya? Eh, tapi yang punya anak balita pasti anak-anaknya sudah pada rewel karena kebosanan, deh. Bener kan? Kalau anak-anak bosan, kita bisa ajak main-main mereka, lho. Bermain playdough salah satunya. 

PLASTISIN VS PLAYDOUGH
Ketika aku masih jadi kids dahulu kala, alias masih di bangku taman kanak-kanak dulu, sering kali guruku menyediakan plastisin untuk kami bermain. Ngomong-ngomong plastisin ini adalah lilin mainan yang bisa dibentuk aneka ragam. Biasanya aku membentuk semacam boneka kecil dengan menggunakan plastisin itu. Hanya saja, kalau diingat-ingat plastisinku zaman taman kanak-kanak dulu kok agak nggilani, ya. Warnanya itu lho, rek, kok abu-abu kecoklatan. Padahal kan yang dijual abang-abang penjual mainan di depan sekolah plastisinnya warna-warni, cantik. Menurut penerawanganku ada dua kemungkinan kenapa plastisin yang disediakan TK ku dulu warnanya seperti itu. Kemungkinan pertama adalah memang warnanya seperti itu, sementara kemungkinan yang kedua plastisinnya sudah tercampur dengan daki banyak anak-anak lain saking seringnya dipakai main selama bertahun-tahun. Memikirkan itu membuatku dulu bermain plastisin di taman kanak-kanak sambil merasa agak-agak jijik gitu.

Selain itu plastisin juga kurang aman digunakan untuk bermain. Terutama jika digunakan bermain untuk anak yang masih suka memasukkan benda apapun ke mulutnya. Itu terjadi karena plastisin terbuat dari lilin yang mana merupakan bahan yang tidak aman untuk dikonsumsi. Kecuali kalau kalian-kalian ini adalah pemain debus. Jadi makan apapun juga aman, lilin panas sampai pecahan beling gak akan melukaimu. Hehehe. Bercanda.

Sumber gambar: pixabay/LMoonlight
Untung sekarang ada mainan semacam plastisin tapi lebih aman. Sebut saja namanya playdough. Playdough ini memiliki fungsi yang sama dengan plastisin. Hanya saja dia aman kalau tidak sengaja tertelan oleh anak-anak. Eh, tapi yang aman itu produk playdough yang asli ya, rek, bukan produk abal-abal tersebar di pasaran. Itu karena memang produk playdough yang asli terbuat dari bahan yang tidak mengandung racun, apalagi kalau playdough nya buatan sendiri dari bahan makanan yang ada di dapur. Walaupun tidak mengandung racun dan aman dimainkan anak kecil, tapi bukan berarti playdough (produk asli ataupun buatan sendiri) boleh dimakan ya. Ingat, playdough ini mainan bukan doughnut makanan.🀭
Playdough yang asli aman dimainkan untuk anak (Screenshot customer service Hasbro - produsen Play-Doh)
MANFAAT BERMAIN PLAYDOUGH
Tidak diragukan lagi apabila bermain playdough merupakan aktivitas yang menyenangkan. Selain menyenangkan, bermain playdough juga bisa mengusir rasa bosan. Apalagi kalau tidak hanya bermain saja, tapi juga membuatnya sendiri. Mengingat playdough yang asli kan harganya mahal tuh, kalau yang palsu belum dijamin aman buat anak. Jadi kalau dipikir-pikir membuat playdough sendiri oke juga. Dan itu juga merupakan projek yang cukup menyenangkan jika dilakukan dengan anak tersayang. Sayang banget aku masih belum punya anak (doakan aku segera punya anak ya, rek). Hehehe. Eh, ngomong-ngomong, membuat playdough sendiri sangat mudah, lho. Caranya bisa kalian cari sendiri di google, ya. Tapi kalau pun kalian malas susah-susah browsing di google, kalian bisa mencoba membuat playdough dengan informasi yang ada di sini.
Sumber gambar: pixabay/LMoonlight
Selain menyenangkan dan mengusir rasa bosan, tahukah kalian kalau bermain playdough juga memberikan beraneka ragam manfaat? Serius, deh. Bermain playdough bermanfaat sekali jika dimainkan anak-anak di usia dini. Manfaatnya antara lain adalah meningkatkan daya imajinasi dan kreativitas, mengasah kemampuan motorik halus pada anak, memberi anak wadah untuk mengekspresikan emosinya, mengembangkan koordinasi mata & tangan, melatih anak mengenal warna, dan lain sebagainya.

Jangan salah, bermain playdough juga bisa bermanfaat untuk orang dewasa, lho. Manfaatnya adalah membuat kita semakin akrab dengan anak jika kita meluangkan waktu bermain playdough dengan mereka. Bisa juga melatih komunikasi anak jika kita mengajak mereka bercakap-cakap tentang apa yang mereka buat dengan playdough nya. Jadi dengan manfaatnya yang melimpah, mau gak kalian bermain playdough bareng anak-anak kalian?


Ngomong-ngomong masalah playdough membuatku berencana membuat macam-macam bentuk makanan, nih. Aku bisa menggunakan cetakan kue untuk membuat kue-kue warna-warni. Juga bisa meratakan playdough nya dengan botol dan aku iris tipis-tipis menggunakan penggaris untuk membuat spaghetti. Atau aku bisa membuat bentuk lingkaran tipis dengan botol lalu aku tempelkan lingkaran-lingkaran tipis yang ukurannya lebih kecil di atasnya dan aku potong-potong menjadi enam untuk membuat pizza. Oh, aku juga bisa menambahkan glitter warna-warni supaya miniatur makanan yang aku buat semakin tambah cantik. Yaampun, kok membayangkan itu semua malah membuat aku tambah merasa lapar, ya. Sepertinya terlalu semangat nulis sampai aku lupa kalau ini sudah waktunya makan. Hehehe. Aku tak makan dulu ya, rek. Biar semangat nanti main playdough nya. 

Sumber gambar: pixabay/LMoonlight
Eh, tapi kalau dipikir-pikir ideku buat macam-macam model makanan itu cukup kreatif juga, ya. Mungkin diam-diam aku punya bakat untuk menjadi guru di taman kanak-kanak. Tapi mengingat segala macam tingkah polahku yang tergolong agak absurd sebaiknya hasratku jadi guru taman kanak-kanak diredam saja, deh. Kasihan kalau banyak anak-anak yang ketularan jadi absurd juga seperti aku ini. Ntar aku malah dilabrak sama emak-emaknya anak-anak TK. Hiiii, takuuuut.

Ngomong-ngomong kalau kalian main playdough bareng anak-anak mau bikin apa? Share di kolom komentar ya, Lur. πŸ˜†

Wassalamu'alaikum.

  • Share:

You Might Also Like

22 komentar

  1. playdough enggak gampang menghitam daripada plastisin ya mbak
    jadi bisa tahan lebih lama dan lebih menarik

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau playdoh yang homemade kyk nya gak bisa tahan lama, mas. Soalnya gak ada bahan pengawetnya.πŸ€”

      Delete
  2. Lur itu dulur ya Roem? hahahaha

    Btw, saya nggak berani ah main ginian sama anak, soalnya takut dimakan, lah itu bentuknya lucu, sampai saya pun jadi tertarik mau makanin :D

    Btw saya nggak pernah main playdough gini, kalau main tanah lempung sih sering, waktu kecil, kalau bapak lagi pergi keluar daerah gitu, saya gembira, sama kakak gitu kami melipir ke sudut halaman, kumpulin tanah lempung buat bikin kue, abis gitu dipanggang beneran pakai seng bekas dengan api dari daun dan ranting hahahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, mbak. Dulur maksudnya. Hehehe.

      Kalau playdoh asli sih klaimnya aman untuk anak, mbak. Maksudnya kalau gak sengaja tertelan itu aman. Tapi ya gak buat dimakan juga. Hehehe. Lebih aman lagi sih kalau playdough nya bikin sendiri. Itu lebih aman lagi buat anak, soalnya komposisi utamanya cuma pakai bahan-bahan makanan yang ada di dapur. Mungkin bisa dicoba tuh, Mbak. Main playdough homemade aja. 🀭

      Delete
    2. Lur itu artinya babak belur karena duit buat beli beras tapi malah dibelikan playdough mbak.πŸ˜‚

      Delete
    3. Mas Agus banget nih pasti. 🀭

      Delete
  3. Seriusan bahan playdough itu aman dikonsumsi, kak ?.
    Kok jadi penasaran akunya ..
    Pengin beli juga buat bikin mainan, juga kucicipin gimana rasanya 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalau playdoh yang asli aman kok, mas, kalau tertelan. Apalagi kalau playdoh nya bikin sendiri yang bahan utamanya tepung, lebih aman lagi malah.

      Tapi ya yang namanya mainan ya buat main aja, mas. Gak buat dimakan juga kali. Daripada mahal-mahal beli playdoh buat dimakan, mending uangnya buat beli bakso aja dapat banyak.πŸ˜‚

      Delete
    2. Kalo buat beli tas atau sepatu ngga cukup ya mbak.🀭

      Delete
    3. Iya yaak betul juga ...
      Dah kalo gitu, ngga jadi kumakan playdoughnya πŸ˜„

      Enakan makan bakso sambil mainan playdough saja

      Delete
    4. @mas Agus: Kyknya satu paket Play-Doh uangnya bisa aku pakai buat beli lima tas sekaligus, Mas Agus.πŸ˜…

      @Mas Himawan: Hati-hati nanti bukannya makan bakso tapi malah salah makan playdough lho, mas.😱

      Delete
    5. Masa sih, mihil amat dong playdough kalo bisa buat beli 5 tas branded.😱

      Delete
    6. Mana kuat aku, mas, beli branded. Lha wong beli tas aja tunggu dapat diskonan gede, supaya bisa dapat yang bagus tapi harga masih di bawah 100ribu.πŸ˜‚

      Delete
  4. Wow, mungkin platisin itu warnanya agak coklat karena tercampur sama ingusnya mbak Roem saat kecil.🀭

    Kalo anak saya ngga main playdough tapi pasir kinetik itu lho mbak. Harganya lumayan 40 ribu tapi cuma sedikit saja.

    Aku kalo sama anak pas di rumah biasanya main petak umpet lho, lumayan seru apalagi belakang kontrakan ada kuburan umum, kalo sore jelang Maghrib biasanya main petak umpet bertiga tapi kok sepertinya banyak yang ikut main.😱

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tapi ingusku warna hijau tuh, mas. Harusnya kan agak kehijauan gitu. Hehehe.πŸ˜‚

      Wah ngeri juga ya, mas. Tapi lumayan juga kalau mas Agus suka main petak umpet rame-rame. Sama makhluk ghaib.πŸ˜‚

      Delete
  5. baru tau kalau playdough yang asli tetap aman walaupun tidak sengaja tertelan oleh anak kecil, makasih infonya mbak. berarti salah satu mainan yang aman nih.

    btw waktu saya kecil dulu mainnya lilin lilinan hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama, mas. Aku pun dulu mainnya lilin-lilinan.πŸ˜†

      Eh, iya. Playdough yang asli aman buat main anak kecil. Tapi gak untuk dimakan lho, ya.

      Delete
  6. Kalo anak-anak saya udah main playdough, jangan harap bentuknya cantik mba, apalagi sampe mirip kayak di buku petunjuknya, beuh. Yang ada bentuknya kayak cacing dan warnanya sama semua, coklat-coklat dekil kayak yg mba bilang, udah bercampur daki dan kotoran. Ada yang di bentuk kayak makanan, trus pake pura2 dimakan, kadang ampe tergigit (gimana emaknya gak jadi cemas πŸ˜‚)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mungkin anaknya jangan mainan playdough mbak Rini, tapi mainan gorengan saja, aman kalo dimakan.πŸ˜‚

      Delete
    2. Betul tuh, Mbak. Mending main gorengan aja. Bisa dimakan beneran. Eh, tapi makanan kan gak boleh dipake main-main.😱

      Delete
  7. Bentuknya lucu-lucu dan menimbulkan selera, kalau dibuat dari bahan-bahan yang bisa dimakan sambil main bisa sambil makan..

    Kreatif, ada bakat jadi guru TK walaupun agak asburd..hihihi..btw asburd itu apa sih, apakah sama dengan doyan makan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih, mas. Kalau yang buatan sendiri bisa dibentuk cantik-cantik. Terus kalau udah jadi bisa digoreng dulu sekalian biar bisa dimakan.

      Eh, ya tapi gak gitu juga ya sepertinya, mas. Bagaimanapun kan playdough nya udah kecampur sama daki dan keringatnya anak-anak. HeheheπŸ˜…

      Delete

Komentar akan dimoderasi. Jadi mohon maaf sekali apabila komentar yang tidak sopan, mengandung kata kasar, menyinggung SARA, spam, dan yang berisi link hidup terpaksa tidak saya terbitkan. Terima kasih sudah mampir dan berkomentar.πŸ˜„