Masker di Tengah Pandemi

by - April 25, 2020

tentang masker

Assalamu'alaikum.

Aku dulu termasuk orang yang ndablek banget. Sepertinya gak pernah aku pakai masker saat sakit. Dulu pernah sih pakai masker. Tapi tujuannya bukan supaya orang gak ketularan saat aku sakit. Melainkan buat nutupi mulut doang pas di angkutan umum. Maklum, aku punya kebiasaan buruk ketiduran setiap kali pakai angkutan umum. Lebih parah lagi pas ketiduran biasanya mulut mangap dan air liur sesekali menetes. Jadi daripada malu kelihatan nggilani (Jawa: menjijikkan) saat ketiduran di angkutan umum, mending aku siap-siap pakai masker supaya nggilani-nya gak kelihatan.

Lalu tiba-tiba Corona datang. Dia menginfeksi manusia dengan melalui droplet. Apa itu droplet? Droplet itu adalah cairan yang biasa keluar melalui mulut atau hidung. Bisa jadi keluar saat bersin atau batuk. Atau juga bisa dengan cara air liur yang muncrat-muncrat saat kalian terlalu semangat gosipin tetangga yang punya utang tapi susah ditagih. Gara-gara Corona ini lah aku jadi sadar betapa pentingnya menggunakan masker.


Iya. Di saat-saat seperti ini, masker sangat penting sekali digunakan terutama saat keluar rumah. Itu karena kita tidak bisa menjamin di luar rumah bebas dari virus. Kita tak tau apakah yang berinteraksi dengan kita di luar rumah sedang terinfeksi virus Corona atau tidak. Jadi masker ini adalah sebagai perisai yang mampu menghalang virus supaya tidak masuk ke tubuh kita melalui mulut ataupun lubang hidung. 


Karena ada Corona ini, kita menjadi mengetahui berbagai macam jenis masker. Setiap jenis masker memiliki fungsi dan kegunaan masing-masing. Selain itu ada beberapa jenis masker yang diprioritaskan digunakan untuk golongan kalangan tertentu saja. Supaya tidak salah membeli masker, yuk kenali 4 macam masker yang lagi tren belakangan hari ini.

Masker N95

Ini adalah masker yang disebut-sebut efektif untuk mencegah penularan virus Corona. Itu karena masker ini bisa melindungi pemakainya dari droplet maupun partikel yang aerosol dan airborne. Selain itu, masker ini juga tidak mengalami kebocoran apabila digunakan dengan baik dan benar.

pexels/EVG
Tingkat keefektifan yang tinggi masker N95 ini membuatnya diburu oleh masyarakat data awal-awal Corona merebak. Jadi tak heran jika tak lama kemudian masker jenis ini menjadi langka di pasaran. Jika ada pun harganya sudah naik berlipat-lipat. Eh, tapi kalaupun ada sebaiknya kita-kita gak usah ikutan beli, ya, rek. Itu karena masker N95 ini adalah masker yang digunakan oleh tenaga medis yang kontak langsung dengan pasien yang memiliki tingkat infeksi tinggi. Lha kalau kita yang orang biasa ini ikut pakai, kasihan tenaga medisnya. Jangan sampai para tenaga medis kehabisan alat pelindung diri berupa masker N95 ini.

Masker Bedah

Ini juga tipe masker yang diburu oleh masyarakat saat awal-awal Corona ditemukan. Alasannya karena pada awalnya WHO merekomendasikan masker bedah ini untuk digunakan masyarakat yang sedang merasa sakit, sementara masyarakat yang sehat tidak perlu menggunakan masker. Nah, masalahnya semua masyarakat yang merasa sakit maupun tak sakit sama-sama gak mau ketularan Corona. Lha wong yang N95 aja diserbu, apalagi yang masker bedah ini. Sampai-sampai gara-gara diserbu pembeli, masker bedah yang dulunya melimpah sekarang menjadi langka. Dulu di setiap apotik ada, sekarang di apotik mana pun tak ada. Habis. Kalaupun ada harganya muahal banget.

pexels/cottonbro
Masker bedah cukup efektif untuk melindungi dari droplet. Meskipun begitu, tingkat keefektifannya masih di bawah masker N95 dan juga masker bedah ini masih berpotensi terjadi kebocoran. Masker ini diperuntukkan digunakan oleh masyarakat yang sedang sakit dan juga oleh tenaga medis yang berada di fasilitas pelayanan kesehatan.

Masker Kain

pexels/Jan Kopriva
Masker kain ini diperuntukkan bagi masyarakat yang dalam kondisi sehat. Masker ini hanya bisa melindungi pemakainya dari droplet yang ukurannya besar-besar. Selain itu tingkat keefektifannya juga di bawah masker N95 dan masker bedah. Jadi walaupun menggunakan masker ini, sebaiknya kita masih menjaga jarak dengan baik. Minimal dua meter, ya, rek. Yang bikin masker kain ini unggul dari dua jenis masker yang sebelumnya adalah karena masker ini bisa dicuci dengan deterjen, sehingga masker ini bisa digunakan berkali-kali. Apalagi harganya masih stabil dan cenderung murah karena tersedia di mana-mana.

Masker Kecantikan

Gara-gara Corona, kita harus selalu menjaga jarak sosial dengan baik. Dan untuk mempertegas himbauan untuk jaga jarak sosial, pemerintah menghimbau masyarakatnya untuk bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah. Dan kalau dihitung-hitung, himbauan pemerintah ini sudah jalan selama lebih dari satu bulan. Itu artinya kita sudah di rumah aja selama jangka waktu yang sama, satu bulan lebih.

Terlalu lama berada di rumah bisa membuat orang menjadi bosan. Oleh karena itu sangat dibutuhkan banyak aktivitas untuk menjaga otak kita tetap waras. Salah satu aktivitas yang bisa dilakukan itu adalah merawat diri. 

Salah satu alat yang bisa digunakan untuk merawat diri adalah masker kecantikan. Masker kecantikan ini memiliki jenis yang beraneka ragam. Bisa berupa wash off mask, peel off mask, sheet mask, dan lain sebagainya. 

pexels/Gustavo Fring

Kegunaan dari masker ini adalah untuk merawat kulit agar tetap sehat. Selain itu menggunakan masker ini juga bisa sedikit melepaskan stress dan membuat penggunanya sedikit merasa rileks. Harganya pun tidak ada kenaikan walaupun Corona melanda. Mungkin itu dikarenakan masker ini sama sekali tidak memiliki fungsi untuk melindungi diri kita dari serangan virus. Jadi jangan sampai kalian salah paham, dan malah menggunakan masker jenis ini saat keluar rumah. Pokok untuk kebaikan harkat dan martabat serta kesehatan kalian, please, jangan sekali-kali gunakan masker ini untuk jadi pelindung diri di luar rumah. Ini sangat penting sekali dipahami dan dimengerti supaya kalian gak dikira orang gila oleh orang-orang sekitar.


Nah, sekarang sudah paham, kan 4 jenis masker yang lagi tren belakangan hari ini. Jadi, untuk kita yang masyarakat biasa ini, kita bisa menggunakan masker bedah dan masker kain untuk melindungi diri. Tepatnya yang merasa sakit menggunakan masker bedah, yang merasa sehat menggunakan masker kain. Walaupun sudah menggunakan masker, kita juga masih harus menjaga jarak sosial dengan baik, minimal dua meter. Sementara N95, biarlah tenaga medis saja yang pakain. Dan yang untuk yang masker kecantikan, boleh digunakan untuk siapa saja. Hanya saja sayangnya masker jenis ini hanya untuk merawat kesehatan kulit, bukan untuk melindungi diri dari infeksi virus.

Eh, ngomong-ngomong kalau kalian biasanya pakai masker jenis apa di masa pandemi seperti ini?

Wassalamu'alaikum.

You May Also Like

11 komentar

  1. Cukup kaget sih, jenis masker yang terakhir malah masker untuk skincare-an. Wkwk. Dan masker jenis terakhir ini yang lebih sering aku gunain. Haha, berhubung udah satu bulan lebih sama sekali ngga keluar rumah. Bahkan pagar rumahpun ngga pernah kusentuh saking magernya dan parno banget sama yang namanya Covid19 ini. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih, Mbak. Tapi masker kecantikan lumayan bikin kita-kita betah di rumah kan ya? Hehehe.

      Delete
  2. Sepertinya adminnya itu pakai masker yang terakhir, soalnya kalo ketiduran ilernya kelihatan tuh bekasnya di bantal.😂

    Kalo aku pakai masker kain saja yang murah, kalo khusus mbak Roem pakai masker karung , yaitu karung goni agar lebih efektif di karantina di rumah angker.😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Jangan lah, mas. Ngeri juga kalau bayangin harus dikarantina di rumah angker. Kalau karantina di rumah angker sih biar mas Agus aja. Biar tambah ahli bikin cerpen horor.😂

      Delete
    2. Tokohnya nanti mbak Roem lagi ya.😱

      Delete
    3. Boleh, mas. Asal jangan jadi tokoh hantu ya. Takuuuut.😱😱😱

      Delete
  3. Cukup panjang penjelasan nya..iyaa faham..Hi salam kenal dari malaysia..follow here

    ReplyDelete
  4. Hello, I loved this post, I have been most interesting. Soon everything will pass, you have to be strong.
    I loved your post, I did not know your blog, do you want us to follow each other? you tell me regards

    ReplyDelete
  5. HAHA NAPA MASKER WAJAH MASUK WOWKOOWKWOKWOKOWOKW

    Pake masker kain dulu deh w, kasian tenaga medis pada kehabisan masker.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masker kecantikan bermanfaat sekali lho, di saat pandemi macam ini. Supaya bisa betah di rumah aja gitu. Hehehe.

      Sama, mas. Aku juga lebih memilih pakai masker kain aja. Biar masker bedah dan N95 buat tenaga medis aja. Toh masker kain kan harganya jauh lebih murah dan bisa dipakai berulang-ulang.🤭

      Delete

Komentar akan dimoderasi. Jadi mohon maaf sekali apabila komentar yang tidak sopan, mengandung kata kasar, menyinggung SARA, spam, dan yang berisi link hidup terpaksa tidak saya terbitkan. Terima kasih sudah mampir dan berkomentar.😄