Mengurus Kartu ATM yang Hilang

by - September 16, 2019


Assalamu'alaikum.

Apa kabar kawan-kawan? Pernah gak kalian mengalami kehilangan? Kehilangan pacar mungkin, karena ditikung teman? Kalau ngomong masalah kehilangan, aku juga baru merasakan kehilangan. Kehilangan anak. Mudah-mudahan ini kejadian yang pertama dan terakhir kalinya. Aamiin.


Lho, katanya kehilangan anak, kok yang dibahas cara mengurus kartu ATM hilang?? Kebetulan bukan aku sih, yang kehilangan kartu ATM, melainkan ibuku. Tapi aku yang bantu antar ibu ngurus kartu ATM nya yang hilang. Jadi sekalian share di sini, siapa tahu bisa bantu teman-teman yang lagi kehilangan kartu ATM juga, supaya gak kebingungan seperti yang tadi saya rasakan. Hehehe.

Surat Keterangan Hilang
Saat sadar kalau kartu ATM hilang, jangan panik. Yang pertama kali dilakukan adalah tenangkan pikiran terlebih dahulu. Untuk mengurus ATM hilang ini ada dua tempat yang dituju, yaitu kantor polisi terdekat dan bank. Jadi pikiran harus tenang. Jangan berkendara dengan kondisi lagi panik. Ingat keselamatan berkendara ya, gaes.

Hal pertama yang dituju ketika mengurus kartu ATM yang hilang adalah kantor polisi terdekat untuk mengurus surat keterangan hilang. Jika tak tau tempat kantor polisi terdekat, jangan khawatir. Di era modern ini ada suatu teknologi terbarukan yang namanya GPS untuk mengetahui posisi suatu  tempat beserta bagaimana cara menuju ke tempat  tujuan.

Untuk mengurus surat keterangan kehilangan kartu ATM, kita juga perlu membawa beberapa dokumen penunjang. Dokumen yang harus dibawa antara lain buku tabungan dari kartu ATM yang hilang dan KTP. Jadi kamu-kamu yang kehilangan kartu ATM tak perlu minta surat keterangan ke kantor desa, ya, langsung ke kantor polisi terdekat sahaja. Dalam mengurus surat ini, kita tidak dipungut biaya sepeserpun. Alias GRATIS!

Kartu ATM Baru
Surat keterangan hilang digunakan sebagai dokumen yang dilampirkan saat pengurusan kartu ATM di bank. Selain surat keterangan hilang, kita juga membutuhkan buku tabungan dan KTP untuk mengurusnya di bank. Jadi jangan sampai surat keterangan hilang, buku tabungan, dan KTP nya tertinggal di kantor polisi ya, teman. Hehehe.

Untuk mengurus kartu ATM yang hilang di bank tidak membutuhkan waktu yang lama. Tidak sampai setengah jam di depan customer service, kita sudah dapat kartu ATM baru. Untuk pembuatan kartu ATM baru, kita akan dikenai biaya yang mungkin berbeda-beda di setiap perusahaan perbankan. Dalam kasus ini, ibu dikenai biaya Rp 15.000 dan langsung dikurangkan dari saldo terakhir tabungan. Jadi secara keseluruhan, kami sama sekali tidak mengeluarkan uang cash untuk mengurus kartu ATM hilang ini.

Tolong diingat, ini adalah prosedur untuk pengurusan kartu ATM yang beneran hilang lho ya, bukan yang hilang karena kartunya tertelan di mesin ATM. Untuk kartu yang tertelan di mesin ATM, maka prosedurnya akan berbeda karena tidak perlu mengurus surat keterangan hilang dari kantor polisi. Kurang lebih begitu lah cara mengurus kartu ATM yang hilang. Semoga bermanfaat.

You May Also Like

6 komentar

  1. Yang surat keterangan hilang tuh yang bikin rempong.
    Paling malas ngurusin hal demikian

    ReplyDelete
    Replies
    1. Emang bener banget, Mbak Rey. Waktu mau ngurus kartu ATM hilang kemarin sempet males juga karena harus ngurus surat keterangan hilang. Tapi ternyata mengurus surat itu gak seribet yang aku pikirkan.

      Delete
  2. Saya ini merasa ceroboh sekarang akibat mulai alami penurunan daya ingat. Jangan sampai kehilangan kartu ATM. Karena lupa atau jatuh.
    Paling senewen jika mendadak lupa taruh di mana., kayak mau beli token listrik juga gara-gara habis ambil kartunya dari dompet lalu taruh dulu karena mau ambik kunci gembok. Mestinya sekalian dengan dompet, deh, karena baru sadar pas di jalan.
    Jadinya kalau mau ke ATM, periksa dulu dompetnya apakah masih ada, juga setelah ambil uang dan langsung simpan kartu kembali ke dompetnya gitu mesin ngeluarin kartu, setelah itu ambil uang yang keluar belakangan. Dengan demikian diharapkan tidak terjatuh karena pegang kartu saat ambil uang.
    Baca artikel Kakak bikin saya harus hati-hati dan telah tahu panduannya. Terima kasih dan salam kenal.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Salam kenal juga, Mbak. Aku pun sudah menjadi pelupa sejak usia dini. Masih tahun pertama kuliah bahkan sudah beberapa kali mengurus kehilangan buku tabungan dan juga kartu ATM dan itu lumayan merepotkan juga. Tapi harus diurus kan ya. Hehehe. Setelah kejadian itu aku jadi lebih hati-hati menyimpan buku tabungan di tempat yang aman dan ATM harus terus stand by di dompet.

      Delete

Komentar akan dimoderasi. Jadi mohon maaf sekali apabila komentar yang tidak sopan, mengandung kata kasar, menyinggung SARA, spam, dan yang berisi link hidup terpaksa tidak saya terbitkan. Terima kasih sudah mampir dan berkomentar.πŸ˜„