6 Barang Yang Bikin Betah di Rumah Terus

By Roem Widianto - May 01, 2020

barang-barang yang dibutuhkan saat berkegiatan dari rumah

Assalamu'alaikum.

Corona benar-benar menyebalkan. Gara-gara Corona, kita semua dipaksa harus betah di dalam rumah. Gak boleh jalan-jalan syantik ke luar lagi. Tapi kita patut bersyukur. Paling tidak kita berada di rumah sendiri, bukan di ruang isolasi rumah sakit rujukan. Iya gak, rek?


Oleh karena itu, bagaimanapun juga kita harus patuh dengan himbauan pemerintah untuk di rumah aja. Selain menjaga diri kita agar tidak tertular saat di luar rumah, kita juga bisa menjaga orang lain agar tidak tertular jika ternyata kita adalah carrier. Semoga saja dengan kita berada di rumah aja, pandemi ini bisa semakin cepat berakhir. Semakin cepat pandemi berakhir, semakin cepat pula kita bisa jalan-jalan syantik dan beraktivitas seperti biasanya.

Yang bikin susah saat di rumah aja itu adalah rasa bosan yang terkadang datang. Manusiawi, sih. Emang biasanya kita bisa keluar rumah, eh kali ini kita harus memaksakan diri terus-terusan ada di dalam rumah. Jadi kalau bosan datang, ya gakpapa juga. Toh bisa kok kita akali supaya kita terus betah di dalam rumah.

Ngomong-ngomong masalah betah di dalam rumah, ada beberapa barang yang membuatku terus betah ada di dalam rumah. Dengan barang-barang ini aku jadi mampu tahan berhari-hari gak keluar rumah. Ini nih, barang-barang yang aku maksud.


Kulkas

Kulkas adalah salah satu penemuan paling cemerlang yang pernah ada. Kalau penemunya masih hidup, mungkin kita semua harus sungkem ke penemunya itu. Bagaimana tidak, lha wong sang penemu itu bisa menciptakan barang yang bisa membuat bahan makanan yang kita miliki bisa bertahan lama alias gak gampang basi.

Dulu waktu belum punya kulkas, pagi aku belanja di pasar sorenya ada aja bahan makanan yang sudah basi dan gak layak masak. Untung sekarang ada kulkas. Bahan makanan bisa tahan lama. Paling tidak dengan kulkas, bahan makanan yang aku punya bisa bertahan paling tidak sampai seminggu. Jadi di masa pandemi seperti ini, aku mampu keluar hanya sekali seminggu untuk ke pasar gara-gara ada kulkas ini. Terimakasih banyak, wahai embah-embah penemu kulkas. 

Bahan-Bahan Makanan

pexels/pixabay
Apalah gunanya kulkas kalau isinya kosong. Oleh karena itu kita harus memaksimalkan manfaat salah satu penemuan paling cemerlang yang pernah ada di dunia ini. Caranya adalah dengan mengisi kulkas ini dengan bahan-bahan makanan. 

Karena kita sedang ada di masa pandemi yang mengharuskan kita tidak keluar rumah kecuali kalau kepepet, maka kita perlu menimbun bahan-bahan makanan di kulkas. Paling tidak bahan-bahan makanan itu bisa bertahan kurang lebih selama seminggu atau lebih. Jadi kita tidak perlu sering keluar rumah hanya untuk beli makanan. 


Alat Masak

Sudah ada kulkas. Sudah ada bahan makanan yang melimpah. Setelah itu barang yang harus kita miliki adalah alat-alat yang bisa mengubah bahan makanan mentah itu menjadi siap makan. Orang-orang biasa menyebutnya dengan "alat masak". Tidak perlu set alat masak lengkap. Minimal kita memiliki rice cooker, kompor, tabung gas yang ada isinya, wajan, panci, pisau dan juga cobek. Dengan alat masak dan juga bahan makanan, kita bahkan bisa mengisi waktu luang kita dengan bereksperimen membuat menu baru. Nah, bisa buat hilangkan rasa bosan, kan?


Kipas Angin atau AC

Kalau yang ini adalah preferensi pribadiku. Kalau di dalam ruangan, aku paling gak betah kalau kepanasan. Apalagi sampai badan bercucuran keringat. Dari pada harus bercucuran keringat di dalam rumah, mending aku di lapangan aja sambil lari-lari. Lumayan, keringat yang dikeluarkan sebanding dengan manfaat kebugaran yang didapatkan. 

Nah, masalahnya aku tinggal di daerah yang suhunya panaaaaas banget. Bahkan dengan duduk diam aja bisa bikin tubuhku banjir keringat. Oleh karena itu aku sangat butuh kipas angin atau AC di dalam rumah untuk menjaga suhu dalam rumah tetap sejuk dan nyaman.

Ponsel

pexels/Brata Dudova
Corona bikin kita semua berjarak. Bahkan gara-gara Corona kita gak bisa berkunjung ke rumah saudara atau teman untuk bersilaturahmi. Tapi tak usah risau, tak usah khawatir, wahai dulur-dulur. Di era modern ini ada sebuah teknologi canggih bernama ponsel. Dengan ponsel kita bisa bertukar pesan dan bahkan bercakap-cakap dengan orang tersayang walaupun jarak mereka jauh dari kita. Jadi bisa tetap bersilaturahmi walau tetap berada di dalam rumah, kan? Hehehe.

Ternyata keunggulan ponsel tidak hanya menyambung tali silaturahmi saja, Lur. Ada satu lagi manfaat dari ponsel, yaitu sebagai sarana hiburan. Kita bisa bermain game dan juga nonton video dengan menggunakan ponsel. Canggih bener, kan? Sepertinya kita harus sungkem juga nih, ke penemunya ponsel. 😂


Kasur

pexels/pixabay
Sudah ada semua barang-barang yang aku sebut di atas, tapi masih pengen keluar rumah juga? Masih pengen jalan-jalan? Masih pengen nongkrong bareng teman? 

Gak perlu risau. Kita tetap bisa jalan-jalan. Kita juga tetap bisa nongkrong bareng teman. Dan walaupun melakukan dua hal itu, kita tetap gak bakal digrebek sama aparat. Kalian percaya gak, Lur? Sini aku bisikin caranya. 

Supaya kita bisa jalan-jalan dan nongkrong bareng teman tapi gak digrebek aparat adalah dengan cara tidur di kasur yang nyaman. Dengan tidur, siapa tau kita diberkahi mimpi lagi jalan-jalan atau nongkrong sama temen. Mudah sekali, bukan? Kita gak perlu keluar rumah tapi masih bisa jalan-jalan dan nongkrong bareng teman walaupun itu hanya dalam mimpi. Tapi kalau dipikir-pikir apes juga kalau dalam mimpi ternyata tetap muncul sosok-sosok aparat yang grebek kita. Kalau sudah apes begitu, lebih baik segera bangun dan tidur lagi. Siapa tau di kesempatan tidur yang baru kita dapat mimpi yang lebih hoki.😂


Itulah barang-barang yang bisa bikin aku betah di rumah terus. Gimana nih, dengan kalian? Ada gak barang-barang yang bisa bikin kalian betah di rumah aja? 

Wassalamu'alaikum.

  • Share:

You Might Also Like

28 komentar

  1. Tambahkan satu lagi dong mbak barang barang yang berguna saat pandemi Corona yaitu televisi, kalo ngga ada tivi nanti ngga tahu gosip artis terbaru atau nonton sinetron azab yang bagusnya naudzubillah.😅

    Ehm, kenapa kasur disebut juga sih, kan jadinya pikirannya kemana-mana. Maafkan Agus ya Allah.🤲🤲🤲

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sayangnya tv cuma biasa aku pake buat nonton berita doang, mas. Acara di tv sekarang gak sebagus dulu. Receh semua isinya. Hehehe.

      Delete
    2. Iya sih, apalagi stasiun televisi yang menayangkan sinetron ngga jelas, bikin males nontonnya. Herannya kokm masih tayang aja ya, berarti ada penontonnya ya.😂

      Delete
  2. Ya.
    Ponsellah yang kusayang-sqyangi dan bikin hiburan jadi ngga bete 😄.

    Dari ponsel bisa 'ngintip' serunya post blog dunia luar dan dunia lokal 😉

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju banget, mas. Aku juga paling suka blog walking kalau di rumah aja gini. Tapi cuma blog walking di sesama negara sih mas, soalnya aku gak bisa bahasa asing.😂

      Delete
  3. Hahaha setuju. Kulkas jadi harta berharga banget selama stay at home ini. Karena ada kulkas, bisa menyimpan bahan makanan lebih banyak dan nggak harus keluar setiap hari. Nggak kebayang orang yang nggak punya kulkas atau yang space kulkasnya terbatas, misalnya anak kosan. Sekarang, barang-barang biasa aja jadi berasa banget banyak manfaatnya :( semoga kita semua selalu diberi kesehatan ya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Dan semoga pandeminya segera berakhir ya, mbak. Supaya kita semua bisa segera beraktivitas seperti biasanya. 🙏

      Delete
  4. Aku sungkem deh ama penemu dan pengembang kulkas hehe berkat kamu makanna bisa disimpan lebih lama dan masih layak konsumsi. Hehe.

    Salam kenal mba Roem

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untung ada kulkas ya, Mbak. Jadi bisa nimbun bahan makanan banyak-banyak. Hehehehe.

      Salam kenal juga ya, Mbak Fafa.

      Delete
  5. Barang barang untuk bertahan dirumah hampir sama semua ya kka, cuma ga bisa masak aja huhuww.. tapi ada tempat masaknya. Kalau mau masak harus panggil doi kerumah dlu heheh :D biar masakannya bisa enak

    ReplyDelete
    Replies
    1. Eh, jangan dulu, mas. Kan pacarnya juga harus di rumah aja. Social distancing, social distancing.🤭

      Delete
  6. Kalau diriku sih tak merasa jenuh juga saat harus berapa di rumah dalam situasi pandemi kayak gini. Ya? Soalnya saya dan bunda selalu kolaborasi bikin ini itu meskipun itu terlihat sederhana, seperti membuat kerajinan tangan , bikin kue brownies, dan lain sebagainnya. Semoga pandemi ini cepat berlalu dan kita semua bisa beraktivitas di luar rumah tanpa kekawatiran yang berarti.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, asik banget dong, Mbak Tari. Bisa bikin banyak hal sama ibu. Aku jadi kangen ibu di kampung, biasanya kalau lagi di rumah aja kami juga suka masak-masak bikin camilan bareng. Tapi sayangnya di saat seperti gak bisa pulang kampung. 🤭

      Aamiin. Semoga pandeminya segera berakhir ya, Mbak. Semoga kita semua diberi kesehatan selalu.

      Delete
  7. Uhmm... Beda di sini Kak. Di sini nggak perlu kipas angin / ac. Tapi, aku bakal lebih betah lagi kalau ada buku bacaan sih Kak.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak. Aku dulu pernah nginep di salah satu penginapan di daerah malang. Sempat kaget karena gak ada ac nya. aku takut banget gak bisa tidur, soalnya biasanya tidur selalu ada ac atau kipas angin. Ternyata pas malam tiba, eh malah kedinginan. Emang malang jago banget bikin orang katuken ya, Mbak.😂

      Delete
  8. Yang terakhir bikin ngakak haha. Belakangan, saya memang mimpi ketemu teman2 lama

    ReplyDelete
    Replies
    1. Samaaaaa, Mbak. Belakangan ini aku juga suka mimpi ketemu teman-teman kuliahku. Sepertinya tanda-tanda kangen nih. Semoga pandeminya segera berakhir ya, Mbak. Supaya bisa ketemu teman-teman beneran, gak lagi cuma lewat mimpi 😄

      Delete
  9. Yang terakhir bikin ngakak haha. Belakangan, saya memang mimpi ketemu teman2 lama

    ReplyDelete
  10. HP plus kuota yang banyak plus sinyal yang kuat dan plus baterai yang full itu akan membuat betah di rumah dan mungkin bisa bikin lupa waktu pas keluar rumah sudah gelap.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Memang hp ini efektif banget buat habiskan waktu, Mas. Semuanya ada di dalam genggaman. Bahkan hiburan di tv sekarang sudah kalah dengan hiburan yang bisa kita akses lewat hp.:-)

      Delete
  11. Wahahaha, kalau dari 6 barang di atas, saya paling suka sama kasur dan AC :))))

    Pokoknya selama ada kasur empuk, nyaman, dan AC dengan suhu 16 derajat, then saya bisa betah di rumah :D bakal lebih perfect lagi kalau ada TV buat menonton Netflix atau laptop buat blogwalking, mba :3

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, Mbak Eno. Aku juga betah banget kalau ada kasur nyaman dan AC/kipas angin. Jangan-jangan aku bisa betah tidurnya. Bangun-bangun sudah sore. Hehehe.

      Delete
  12. Mbaaaa aku tak bisa idup tanpa ac, wakakkak #maap lebey, la wong kami ini tukang ac hahhahahahhah

    Di aku yang paling penting wifi nyala teroooss, walau di lapangan kadang ndut ndutan, padahal uda bayar langganan ga pernah telat, entah bi provider wifinya apa terdampak corona atau ga padahal masi kitaran jabotabek loh hihihi

    Dan kulkas dan kasur
    Yaaak itu juga paling utama

    ReplyDelete
    Replies
    1. Seriusan tukang AC, mbak Nit? Hehehe. Kalau aku gak ada AC gakpapa, asal ada kipas angin, Mbak. Soalnya di sini puanas banget. Aku bisa meleleh kalau gak ada salah satu dari dua item itu.

      Kalau koneksi internet sih aku masih pakai kuota aja. Soalnya pakainya juga masih ngirit. Lebih banyak baca buku daripada buka internet aku, Mbak Nit.🤭

      Delete
  13. Sungguh saya juga tak bisa hidup tanpa kasur. wkw

    Kalau saya, rak buku (sisi lain korona membuat saya jadi suka mengoleksi dan banyak membaca buku), ponsel dan laptop :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Setuju banget, mas. Aku saat pandemi ini koleksi buku juga nambah. Di rumah aja sambil baca buku juga nikmat rasanya.😆

      Delete
  14. Kasuuurr ada di list nomer satuu mbaak, disusul sama buku, ponsel dan AC wkwkw betaah banget itu pasti di rumah meski seminggu pun gak bosan wkwkwk 😂😂😂 super cozy soalnyaa 😁

    ReplyDelete

Komentar akan dimoderasi. Jadi mohon maaf sekali apabila komentar yang tidak sopan, mengandung kata kasar, menyinggung SARA, spam, dan yang berisi link hidup terpaksa tidak saya terbitkan. Terima kasih sudah mampir dan berkomentar.😄