Tempat Yang Ingin Dikunjungi Setelah Pandemi Berakhir

By Roem Widianto - May 03, 2020

tempat yang akan dikunjungi saat sudah bisa keluar rumah dengan bebas

Assalamu'alaikum.

Rek, aku pengen curhat colongan sebentar boleh, ya? Aku kok ngetik ini sambil kepalaku rasanya nyut-nyutan gitu ya. Ini gara-gara aku lagi puasa dan tanda-tanda sudah kehabisan tenaga atau tanda-tanda otak sudah kopong gara-gara dipaksa sehari nulis satu artikel? Entahlah. Mungkin karena dua-duanya. 

Kopongnya otakku ini mungkin juga menyebabkan kenapa belakangan hari ini aku jadi sering bengong dan berandai-andai. Aku berandai-andai jika pandemi ini sudah berakhir, enaknya aku mau jalan ke mana. Eh, tapi kalau itu kelihatannya bukan gara-gara otak kopong, deh. Itu gara-gara terlalu lama di rumah aja. Sepertinya aku sudah mulai rindu dunia luar. Rindu jalan-jalan syantik.


Kalau dihitung-hitung kita semua sudah lumayan lama ada di rumah aja. Itu berarti sudah lumayan lama juga kita tidak jalan-jalan, kita tidak nongkrong bareng teman, kita tidak menikmati indahnya dunia. Jadi normal banget kalau kita rindu keluar rumah. 

Ini semua gara-gara Corona, nih. Dulu semuanya meremehkan Corona. Lha dalah sekarang Corona berubah jadi pandemi global. Corona bikin semua orang harus sembunyi di rumah masing-masing supaya jumlah penularan bisa semakin ditekan.


Tapi tenang, rek. Gak mungkin selamanya kita harus sembunyi begini terus. Allah kan Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Kita harus bersabar, Insyaallah Allah akan bantu kita menghadapi semua ini. Kan Allah sayang sama kita, para hamba-Nya. Semoga saja pandemi ini akan cepat berakhir dan kita segera bisa beraktivitas seperti ketika Corona belum ada.

Nah, kalau pandemi sudah berakhir aku jadi pengen berkunjung ke beberapa tempat yang sebelumnya aku ingin kunjungi tapi harus tertunda gara-gara Corona. Kurang lebih tempat-tempat inilah yang akan segera aku kunjungi setelah pandemi berakhir.


Kampung Halaman

pexels/cottonbro
Pandemi diperkirakan akan berakhir paling tidak setelah lebaran tahun ini. Entah berakhir di bulan apa dan tahun berapa, yang pasti lebaran tahun ini kita semua masih dihimbau untuk tidak ke mana-mana. Bahkan sudah ada himbauan untuk dilarang mudik di lebaran kali ini.

Ini tentu saja amat sangat kontras kalau dibandingkan dengan lebaran di tahun-tahun sebelumnya. Di lebaran tahun-tahun sebelumnya, mudik atau pulang kampung itu normal sekali dilakukan. Karena memang di saat lebaran itulah, kita semua bisa berkumpul dengan keluarga di kampung untuk saling bermaaf-maafan, saling berbagi rezeki, dan saling melepas rindu setelah terpisah cukup lama di daerah perantauan. Tapi sekali lagi, gara-gara Corona kita harus menahan diri untuk tidak mudik dan bertemu keluarga di kampung.


Jadi, setelah pandemi berakhir satu hal yang ingin aku lakukan pertama kali adalah mudik. Ya, mudik walaupun mungkin event lebaran sudah terlewat. Aku ingin melepas rindu dengan keluarga di kampung sekaligus mengetahui kondisi mereka sekarang. Orang tua dan mertua sudah mulai menua. Mereka sudah memiliki penyakit bawaan sendiri-sendiri yang menandakan tubuh mereka sudah tak muda lagi. Semoga saja mereka selalu diberikan kesehatan walaupun saat ini kondisi sedang tidak baik-baik saja.

Selain itu aku juga sudah rindu dengan anakku. Momen sebelum puasa merupakan saat-saat yang biasanya digunakan orang-orang untuk berziarah ke makam orang tersayang yang sudah meninggal. Tapi karena makam anakku ada di kampung halaman, jadi sebelum ramadhan ini aku belum sempat berkunjung di pusaranya. Tapi semoga saja doa yang setiap saat aku panjatkan untuknya bisa sampai kepadanya.


Yogyakarta

Setelah bangkit dari keterpurukan yang pernah aku dan suamiku alami, kami berdua sepakat kalau kami juga berhak untuk hidup bahagia. Kami mulai menata hidup kami layaknya seperti kembali ke masa pacaran lagi. Sekalian untuk menebus waktu-waktu masa pacaran kami yang tidak seperti kebanyakan orang. Saat pacaran kami tidak pernah kencan karena dulu kami menjalani hubungan jarak jauh. Lebih ngenesnya lagi, bahkan untuk bertukar kabar lewat SMS saja tidak bisa karena memang dulu dia harus tinggal di asrama dengan penjagaan dan aturan yang sangat ketat.

Oleh karena itu kami selalu menjadwalkan untuk kencan sambil jalan-jalan ke tempat baru. Awal April lalu sebenarnya kami sudah merencanakan untuk traveling ke Jogja. Jogja bukan tempat baru untuk kami. Hanya saja memang kami berdua masih belum pernah ke Jogja bersama. Tapi sayangnya rencana itu harus tertunda gara-gara Corona.


Dokter

pexels/bongkarn thanyakij
Saat ini sebenarnya aku sudah ada janji untuk bertemu dengan dokter. Tapi harus tertunda dulu. Lagi-lagi gara-gara Corona. Kami membuat janji bahkan sudah dari satu tahun yang lalu. Mungkin si dokter lupa dengan janji kontrol yang ditawarkannya dulu. Tapi gara-gara itu untuk kesehatanku sendiri alias aku yang butuh, jadi mau tak mau aku harus tetap kontrol secepatnya. Tentu saja tunggu pandemi berakhir terlebih dahulu supaya hati gak was-was karena takut tertular.

Mungkin aku tidak akan kontrol di dokter yang sama dengan dokter yang menanganiku dulu. Kemungkinan besar aku akan mencari dokter lain untuk memeriksa kesehatanku sekalian untuk mencari second oppinion


Saat ini aku hanya bisa berdoa, semoga saja pandemi cepat berlalu. Supaya rencanaku untuk berkunjung ke tempat-tempat itu segera bisa aku lakukan.

Eh, kalau kalian setelah pandemi ingin jalan ke mana aja?

Wassalamu'alaikum.

  • Share:

You Might Also Like

45 komentar

  1. Waalaikum salam mba roem

    Semoga selalu dalam lindungan Alloh ya kita semua, selalu keadaan sehat, walau sedang terombang ambing dalam ketidakpastian corona yang entah akan berakhir di bulan keberapa, hopefuly soon ya hiks, uda kangen ambegan di udara terbuka juga akutu,

    Oiya, turut mendoakan juga semoga alm ananda mba roem kelak bisa menjadi tiket penolong kedua ortunya ke surga..sebab akupun dulu pas hamil pertama juga ngalami keguguran juga mb, dikiret, tapi karena pas waktu itu BO belum terlalu gede, baru awal week, jadi sangat tahu rasanya

    Tapi terlepas dari itu kita semua tentuw berhak bahagia kan ya, ga pa pa mba, nanti insyaalloh akan disegerakan dapat tiket kembali, sekarang mah bener atuh ya, dipuas puasin dulu pacaran ama ayank suami...dulupun aku gitu, sampai 3 tahun malah hehe #jadi crita

    Oiya jogja juga jadi destinasi yang pengen aku kunjungi juga andai suatu saat nanti korona berakhir, kan kampung halaman deket ama jogja tinggal mkcling 3 jam an nyampe

    Tapi embuh kapan ya corona ini berakhir, hiks

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku juga kangen dunia luar, Mbak Nit. Rasanya sudah mau kabur aja, pengen jalan-jalan. Minimal cangkruk di angkringan, lah. Tapi kyknya angkringannya juga tutup gara-gara ada PSBB dan jam malam. Moga-moga aja si Corona ini segera berakhir.. 😭

      Aamiin. Doakan segera punya momongan ya, Mbak Nit. Sepi rumah kalau cuma berdua. Kangen sama suara tangisan anak kecil. Hehehe.

      Delete
  2. Wih, mbaknya ikut challenge blog ramadan BPN, ya. Semangat mbaaaak, meskipun otak lama-lama kopong dan pusing hahahah... saya baru mulai nulis blog lagi, jadi sambil memantau aja keseruan orang-orang yang bisa nulis satu hari satu post. mantep.

    Emang ya, saya baca dari tema hari ini, tempat-tempat yang ingin dikunjungi semuanya tampak sederhana. Sesederhana ke rumah orangtua, atau ke dokter. Saya juga udah dua bulan mencegah diri ke dokter meski ada masalah kesehatan huhu. Terasa sekali gerak jadi serba terbatas.

    Semoga mbak segera diberikan kesempatan untuk pergi ke tempat-tempat di atas ya, apalagi berkunjung ke tempat istirahat anak. InsyaAllah kalau doa nggak akan pernah terputus...

    Makasih udah mampir ke tempat saya dan salam kenal!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nganu, Mbak. Di hari ke 15 aku sudah angkat tangan. Karena otak sudah kopong, hati sudah ambyar. Sepertinya gak bakal nerusin ODOP lagi. ODOP itu berat, biar dilan aja yang tanggung. aku gak kuat. Hehehe.

      Salam kenal juga ya, Mbak.

      Delete
  3. Memang kalo ikut challenge tiap hari nulis ya jelas mumet mbak, apalagi kalo lagi banyak pikiran, ngga bakal bisa menulis artikel. Tapi bagusnya dengan ikut skill menulis jadi bertambah.

    Kalo aku paling hanya ingin pulang kampung walaupun ngga pengin amat sih, soalnya orang tua juga ikut ke Banten.

    Kalo ke tempat rekreasi sepertinya ngga terlalu ingin, soalnya lagi ngga ada duit, dagangan sepi mbak.😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya juga sih, mas. Tapi kalau aku kok efeknya otak jadi kopong ya. Apa memang gak punya bakat nulis aku. Hehehe.

      Semoga pandeminya segera berakhir ya, mas. Supaya dagangannya cepat rame seperti sebelumnya lagi. Soalnya di saat yang gak enak gini emang serba sulit, mas. Orang-orang jadi lebih berhemat dan gak sering jajan. Sebelas-dua belas seperti aku ini. Padahal sebelum pandemi sering banget jajan, sekarang jadi jarang.😭

      Delete
  4. Wa'alaikumsalam

    Kalau wabah ini sudah berakhir tempat yang ingin saya kunjungi itu negeri di atas awan dan semoga saja tak Tertunda lagi walau tak tau entah kapan wabah ini akan berakhir.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga pandeminya segera berakhir ya, mas. Supaya keinginan untuk berkunjung jadi segera tercapai. Aku juga pengen banget jalan-jalan kalau pandemi berakhir. Tapi galau juga kalau mikir kapan pandemi ini berakhir. Soalnya gak pasti kapan berakhirnya. 😭

      Delete
  5. Aseeeek ..., ntar Yogya bakalan jadi lokasi honeymoon jilid ke 2 😄.
    Ditunggu ceritanya loh.

    Wis, aku juga bener-bener berharap semua warga itu pada patuh untuk berdiam diri dulu semrntara waktu di rumah.
    Ra usah keluyuran, ra usah ngumpul-ngumpul ndisik

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haduh, jadi malu aku kalau dibilang honeymoon jilid ke 2. Soalnya sebenarnya ini bakal jilid ke 3. Hehehe. Maklum setelah nikah jadi sering pengen traveling. Soalnya dulu waktu bujang gak bisa traveling, gak direstui orang tua. Gadis baik gak boleh banyak keluyuran katanya. 🤣

      Setuju, mas. Orang-orang harusnya juga ikut andil buat di rumah aja. Soalnya Corona ini penularannya jadi tambah masif kalau orang-orang masih banyak yang berkerumun. Semakin masif penularan berarti semakin lama pandemi berakhir. Padahal kan aku juga pengen cepet-cepet jalan-jalan tanpa harus takut kena wabah penyakit.😭😭😭

      Delete
    2. cup ..cup .. cuupp ...jangan nangis gitu dong, ntar bedaknya luntur meleleh, looh 😄🤭

      Kira-kira hanimun jilid ke 3 di Jogja ntar kemana aja ya ..., siapa tau bisa papasan di lokasi mana. Kan jadinya bisa say hai hai 😁

      Delete
    3. Entahlah, mas. Kalau suami sih pengen main ke heha sky. Kalau aku pengen nongkrong di angkringan aja.😂

      Delete
  6. Sepertinya otak saya ini juga mulai kopong ehehe..
    Setelah corona pulang kembali ke negara api, anak anak bilang: pengeen ke pantai ya buk. Dan ke kebun binatang, dan ke kebun teh kemuning yang dulu pernah kita kunjungi. Sukmben nginep ya buk. Jangan lupa pulangnya beli maeman dan mainan.
    Haha namanya juga anak anak.
    Tapi simboknya ini pengen juga yaa

    Semoga cita cita mba' roem tercapai setelah wabah ini pergi. Pasti sudah begitu rindu dengan kampung halaman, dan makam ananda. Alfathehah untuknya. Aamiin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih doanya, Mbak.

      Aku juga pengen jalan-jalan. Aku kalau di rumah juga sering merengek kyk anaknya Mbak Dewi, lho. Pengen main ke situ, pengen main ke sana, pengen nginep sekalian. Ntar pulangnya beli oleh-oleh yang banyak buat dimakan sendiri. Hehehe.

      Semoga aja pandeminya cepat berakhir ya, Mbak. Supaya kita-kita bisa menikmati hari tanpa takut ketularan wabah penyakit.🙏

      Delete
  7. Aku juga mau ke malang kl kororo dh pergi. Mau jalan2. Mau pacaran. Hahahaha
    Tp pling pengin setelah cororo pergi mau ke rs ktmu dokter karena kudu cek kesehatan lagi. Hhh
    Mbak Roem sehat2 yaaa, pan kapan kita ketemuan di jogja yukkk🤗

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mbak Ella juga sehat-sehat terus ya..

      Oke, Mbak. Bisa diagendakan ketemuannya. Hehehe.🤭

      Delete
  8. Sudah tanggal enam belum setor artikel juga, sepertinya sudah kopong nih mbak Roem.😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kopong beneran aku, Mas Agus. Sudah angkat tangan, aku. 🤣🤣🤣

      Delete
    2. Sudah tanggal 12 juga ngga ada yang baru.🤣🤣🤣

      Delete
    3. Namanya otak sudah kopong, mas. Mau gimana lagi. Gak ada ide.🤣🤣🤣

      Delete
  9. Kalau saya, saat pandemi berakhir yang paling ingin dikunjungi itu beberapa tempat makan yang sedari dulu saya suka cuma karena pandemi jadi nggak pernah mampir ke sana, mba :D duh memang yang dipikirkan makan saja, tapi bagaimana donggggg, sudah rindu berats ahahahaha :))

    Saya juga ingin olahraga keliling mall lagi, door to door :3 sampai lupa kapan terakhir kali olahraga di mall, karena si Corona yang bercokol terlalu lama. Semoga kita bisa segera berkunjung ke tempat-tempat yang kita inginkan ya, mbaaa <3 til then, stay healthy mba Roem ~

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Moga cepat beres ya, pandeminya, Mbak Eno. Mbak Eno juga sehat terus ya.

      Aku juga pengen banget makan di tempat langganan nih, Mbak. Pengen banget ke sana, tapi kok lagi ada pandemi. Mau gojekin aja tapi kok kurang greget kalau makan gak langsung di tempatnya. Kan jadi galau akunya.🙈

      Delete
  10. Hai Kak,
    Iya, sekarang "mudik" menjadi hal yang sangat spesial. Padahal tahun ini pun keinginan pertamaku untuk mudik dengan lebih menyenangkan, sekalian jalan-jalan di kota kelahiran ayah. Tapi, karena Corona jadi tertunda. Padahal ada keinginan mengikuti adat istiadat di kampung halaman. :(

    Selain itu, kita juga punya rencana yang sama Kak, ke dokter, aku tertunda cukup lama juga karena Corona. Menyebalkan rasanya? Semoga ini juga kuat dengan minum obat sendiri. Semangat!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai kak Shandy, memang ayahnya dari mana mbak. Kalo dari Tegal nanti mengadakan kopdar yuk.😊

      Delete
    2. @Mbak Einid: Bener banget, Mbak. Mudik adalah hal biasa yang normal banget dilakukan setiap kali menjelang lebaran. Tapi untuk tahun ini mudik lebaran menjadi hal "wah" yang kemungkinan besar gak bakal terjadi. Bisa sih mudik, tapi resikonya gede. Bisa ketularan covid-19 di perjalanan, bisa menularkan ke keluarga kalau yang mudik ternyata OTG, atau bisa diamankan aparat gara-gara melanggar larangan mudik pemerintah.

      Semoga aja pandemi ini cepat berlalu ya, Mbak. Gakpapa lebaran kali ini gak mudik. Tapi paling tidak kita bisa segera mudik setelah pandemi berakhir. Sehat terus ya, Mbak Einid.🙏

      @Mas Agus: Kalau kopdar sekalian ditraktir gak, mas?🤔

      Delete
    3. Bayar sendiri sendiri aja, biar enak.😂

      Delete
  11. wah, semangat odopnya mba roem.. aku gak ikutan karena merasa tak shanggup.. hehehe..

    oh ya, kalo aku setelah corona pergi, tempat pertama yang pingin ku kunjungi itu rumah mertua. udah berbulan2 gak kesana, padahal biasanya bisa sebulan sekali atau dua kali. huhu..

    terus mau kmana lagi ya? mau jalan-jalan dengan bebas dan dan leluasa tanpa was-was kayaknya.. hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku syudah gak sanggup lagi, Mbak Thya. Ini sudah angkat tangan dan gak lanjutkan ODOP lagi. Hehehe.

      Ngomong-ngomong semoga pandemi segera berakhir ya, Mbak. Supaya kita-kita ini bisa segera bisa berkunjung ke tempat yang ingin kita kunjungi. Stay healthy terus ya, Mbak.😆

      Delete
  12. waalaikumsalam..

    semoga kita semua selalu dalam lindungan allah dan sehat selalu ya mbak... :)

    yuk mari saling follow back

    ReplyDelete
  13. Alhamdulillah, sehat ya mbak..
    Kalau saya, rencananya mau ke dokter gigi, giginya udah nambah bolong kali. Tahun ini saya ga ada rencana ke mana-mana

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semoga pandemi segera berakhir ya, mbak. Supaya hajat kita untuk ke dokter segera terlaksana. Btw stay healthy ya, mbak.😄

      Delete
  14. Semoga rencana kontrol kesehatannya cepat terlaksanakan ya, Mbak Roem. Semoga sehat-sehat selalu (:

    Kalau aku kayaknya tempat pertama yang ingin dikunjungi salon atau tempat refleksi deh. Satu badan ini butuh dipijet dan aku kangen sekali creambath hahaha Tempat berikutnya mungkin coffee shop langganan di mana aku sering menghabiskan waktu untuk nulis atau blogging. Butuh suasana baru banget ):

    Kita tetap berdoa aja semoga pemerintah cepat tanggap untuk mengatasi wabah ini, ya!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aamiin. Semoga pandeminya segera berakhir ya, Mbak Jane.

      Ngomong-ngomong aku juga sudah kangen perawatan. Biasanya beberapa bulan sekali facial gara-gara Corona jadi gak bisa.😬

      Delete
  15. kayaknya keresahan yang sama ya..pada kangen dunia luar...dtempat saya sih gak lockdown2 amat, tapi memang gak kayak biasanya,,keluarkota sangat susah..yang dari jakarta mau pulang juga pada gak bisa. saya rencana pengen ke dieng kalo pandemi berakhir

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sepertinya Dieng Gita banget ya, Mas. Banyak banget yang bilang kalau pandemi berakhir pengen main ke Dieng. Aku jadi penasaran nih, soalnya belum pernah kesana. Jadi pengen ikut-ikut main ke sana.🤭

      Delete
  16. padahal udah rencanain ke Jogja setelah lebaran sekalian mudik, eeh batal deh.. sekarang masih belum tau setelah corona mau ke mana,, masih syok..

    -traveler paruh waktu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama, mas bara. Aku juga udah rencana ke Jogja awal April lalu. Tapi harus batal gara-gara social distancing. Tapi gakpapa, mas. Yang penting kita masih diberi kesehatan sampai sekarang. Stay healthy terus ya, mas bara.:-)

      Delete
  17. Sama mbak.. Aku juga udah mulai boring nih, kayaknya juni nanti hampir 3 bulan ga kerasa yaa.. Sy udah kepingin jalan" kemana gitu, jogya juga kayaknya jadi inceran aku, kangen suasana malam harinya, angkringannya,pokoke makan dan jalan lah.... Semoga mbak Roem segera diberikan momongan yo mbak... Aamiiin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tiga bulan berasa banget, Mbak Hen. Sudah lama rasanya aku gak main ke angkringan. Aku kuangen angkringan.😭😭😭😭

      Waaaaaah, sama Mbak Hen. Kalau ke Jogja aku juga pengen menikmati suasana malamnya. Pengen banget nongkrong di angkringan asli Jogja sambil minum kopi. Yaampuuuuun. Semoga segera tercapai ya, keinginan kita, Mbak Hen.😆

      Aamiin. Terimakasih doanya, Mbak. 🙏

      Delete
  18. Setelah pandemi berakhir aku kepingin jalan-jalan ngukur jalan pingin rekreasi yang bisa bikin mata fresh..hehehe..
    Juga pingin ke dokter ngantar ibuku yang harus kontrol karena ibuku sudah manula.

    Semoga mbak Roem.bisa segera mudik ke kampung halaman mengunjungi orang tua dan bisa jalan-jalan ke Yogya bareng suaminya mbak Roem.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kita punya hobi yang sama, Mbak. Aku juga suka ngukur jalan, muter-muter pakai motor cari angin. Kalau ngantuk baru tuh pulang. Mirip anak kecil banget ya, Mbak.😆

      Aamiin. Semoga pandeminya segera berakhir ya, Mbak. Supaya mbak juga bisa periksakan ibu ke dokter.🙏

      Delete
  19. Kangen juga ya keluarga saking terpenjara dalam rumah aja selama beberapa bulan, tanpa keputusan kapan berakhirnya, dan memang agak sulit sih dihilangkan, selama kita nggak mau memutus rantai penyebaran covid-19 ini.

    masalahnya memang bingung juga, kebanyakan orang butuh keluar buat cari makan.
    Terlebih pemerintah bersikap nggak jelas juga, jadinya makin katcau!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya nih, Mbak Rey. Sedih banget lihat banyak orang yang masih berkerumun belakangan hari ini. Kalau masih aja ndableg gimana mau cepat selesai pandeminya. Tapi mungkin bisa jadi mereka begitu karena harus cari uang, ya.😭😭😭

      Delete
    2. Terus saya juga ndableg pas lebaran kemaren dong hahaha.
      Tapi cuman ke rumah mertua sih, nggak ke mana-mana lagi.
      Cuman ya gitu, deg-degan banget, soalnya kebijakan mertua ama saya beda.
      Mereka agak longgar menjaga kebersihan :D

      Delete

Komentar akan dimoderasi. Jadi mohon maaf sekali apabila komentar yang tidak sopan, mengandung kata kasar, menyinggung SARA, spam, dan yang berisi link hidup terpaksa tidak saya terbitkan. Terima kasih sudah mampir dan berkomentar.😄